Ibadah HUT ke-3 Rumah Doa Mr. Soewidji

Rabu (29/7) jam 18.00 WIB, Rumah Doa Mr. Soewidji sudah penuh oleh jemaat GKJ Manahan. Rumah Doa yang berlokasi di jalan Kenanga VI Badran ini, sedang digunakan untuk acara ibadah peringatan 3 tahun persekutuannya.

Ibadah dimulai oleh Bp. Joko Sugiyatno selaku pemimpin pujian yang mengajak jemaat menyanyikan lagu “Cerahnya Hari Ini”. Kemudian Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Widya Notodiryo, S.Th yang mendasarkan kotbahnya dari I Samuel 7: 7-14, tentang Samuel yang mendirikan sebuah batu dikala perjuangannya mengalahkan bangsa Filistin.

Merayakan Hari Anak, Ibadah Minggu, 25 Juli 2010

Pdt. Widya memnyampaikan berkat untuk anak-anak
Kemeriahan Hari Anak Nasional tahun 2010 disambut jemaat GKJ Manahan dengan menyelenggarakan ibadah hari anak (25/07). Ibadah ini dipimpin oleh Pdt. Widya Notodiryo, S.Th, yang memulai ibadah dengan perarakan anak-anak masuk ke ruang ibadah. Dalam ibadah ini, anak-anak yang cenderung dianggap tidak bisa apa-apa, dihargai dan diberi kesempatan untuk terlibat dalam ibadah minggu. Tidak hanya untuk pengisi pujian, tetapi juga para pemandu nyanyian jemaat, pemusik, pendoa syafaat sampai petugas persembahan pun anak-anak dilibatkan.

Ibadah Minggu, 18 Juli 2010: “You are What You Listen to”

Ibadah minggu, 18 Juli 2010. Jam 06.30 & 08.30 WIB dilayani oleh Pdt. Retno Ratih Suryaning Handayani, M.Th. Firman Tuhan didasarkan pada bacaan Injil Lukas 10: 38-42. Dengan ayat 39 “.. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya,” sebagai dasar perenungan. Pdt. Ratih menyatakan bahwa kita semua menghayati dan mengerti bersama bahwa manusia butuh bekerja. Bekerja adalah panggilan, bahkan sejak sebelum manusia jatuh dalam dosa. Sebab, bekerja tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup, akan tetapi juga mempermuliakan Allah.

Ibadah Minggu, 11 Juli 2010: "KESELAMATAN DAN KETAATAN"

Boom ..
Bunyi itu menggetarkan
Bau hangus daging manusia terpanggang
Ratap tangis iba manusia menembus, merobek dinding hati yang paling dalam
Siapa kuasa mengembalikan ibu yang terbujur kaku dan hangus kepada anaknya??
Siapa yang akan menghentikan isak tangis anak kecil yang meratapi ibunya itu?? siapa?? siapa??
Siapa sanggup menggantikan ibunya, yang memberikan kasih sayang yang tak terhingga?
Tiada seorangpun menjawab.
Lidah-lidah terkatup dihunjam paku-paku nan bisu.
Setelah beberapa saat lamanya, pada saat jawaban itu belum terbit
Gelegar bunyi ledakan tabung gas elpiji kembali merobek-robek relung hati
Korban kembali berjatuhan, akankan jiwa-jiwa, rakyat kelas tiga kilogram selamat?
Ataukah semakin banyak yang terjungkal?
Ribuan jiwa gelisah takut selamat meninggalkan rumahnya, takut maut menyambangi rumahnya.
Dalam kalut mereka pergi menanti tetesan-tetesan mahal minyak tanah.
"Tenang.. Tenang.." Demikian wakil penguasa berkata. "Semua aman.. Semua akan selamat"
"Selamat akan datang," demikian lanjutnya, "Selamat akan datang kalau semua mau hidup menggunakan barang berlabel SNI, Standard Nasional Indonesia.
Orang berebut barang berlabel SNI, namun sulit ia dapat, bagai berlian dalam semak.

Retret Komisi Remaja

Tanggal 1-3 Juli (kamis sampai sabtu) kemarin, Komisi Remaja mengadakan retret remaja,yang merupakan program kerja dari pengurus komisi remaja 2008/2010. Retret kali ini mengambil tema SUPER EXTRAORDINARY, that’s my life. Selama 3 hari 2 malam, anak-anak remaja GKJ Manahan mengikuti retret di Bukit Hermon, Karangpandan dengan penuh semangat. Banyak pengalaman menarik dan seru selama retret ini. Yuk kita ikutin keseruannya….

Ibadah Minggu, 4 Juli 2010: Jangan Batasi Karya Allah

Minggu, 4 Juli 2010, jam 16.00 WIB. Ibadah dipimpin oleh Pdt. Fritz Yohanes Dae Panny, S.Si. Pdt. Fritz menjadikan kitab II Raja-Raja 5: 1-14 sebagai dasar kotbah. Di awal kotbah, ditunjukkannya sebilah bambu wulung. Bambu yang banyak terdapat didesa tempat pak Fritz tinggal dulu. Bambu ini biasanya digunakan sebagai bahan bangunan. Akan tetapi, penduduk desa, agaknya belum sadar potensi lain dari bambu ini. Bahwa bambu ini bisa dijadikan kerajinan tangan yang sangat bagus dan menarik dan tentunya memiliki potensi nilai ekonomi tinggi. Kurangnya wawasan penduduk desa untuk mengolahnya menjadikan bamboo ini hanya dibiarkan saja, bahkan sampai akhirnya hanya menjadi kayu bakar.

Persekutuan Remaja

SABTU, 12 JUNI 2010 ada yang berbeda dengan persekutuan remaja. Ketika sobat remaja menaiki lantai 2 GSG, mereka disambut dengan suasana yang remang-remang. Hiuh…. Ada apakah gerangan dengan persekutuan remaja ini? Tenang ini bukan aliran sesat, namun persekutuan remaja ini akan diisi dengan acara nonton film. Wah asik banget tuh, yuk kita ikutin ceritanya.

Ibadah Penyegaran Rohani

Minggu tanggal 6 Juni 2010 ini terasa spesial karena kebaktian pukul 06.30 dan pukul 08.30 digabungkan menjadi satu pada pukul 07.30. Yang lebih membuat istimewa karena kehadiran pembicara Bp. Pdt. Barnabas Ong dari Uniting Church of Australia – yang merupakan gabungan tiga denominasi gereja; Presbiterian, Methodis, dan Konggregasional.

Pembekalan Guru Sekolah Minggu

Minggu, 30 Mei 2010, Komisi Anak GKJ Manahan mengadakan Pembekalan pengajar sekolah minggu. Kegiatan ini diselengarakan untuk membekali para pengajar sekolah minggu dengan pengetahuan praktis seputar pengajaran materi sekolah minggu beserta metodenya. Kegiatan rutin ini diadakan tiap bulan bertujuan untuk menyediakan wadah komunikasi baik antara pengajar sekolah minggu maupun pendeta sebagai pembimbing rohani, sehingga terjalin hubungan yang erat dalam rangka menyatukan tekad bersama untuk semakin memajukan sekolah minggu.

Roh Kebenaran yang Memimpin Hidup dalam Kebenaran

Ibadah minggu, 31 Mei 2010. Pdt. Retno Ratih Suryaning Handayani, M.Th membawakan kotbahnya yang didasarkan pada bacaan leksionari dari Roma 5: 1-5 dan Yohanes 16: 12-15. Di awal kotbahnya, Pdt. Ratih menceritakan perjuangan seorang uskup di El Savador. Oscar Romero, seorang uskup yang cerdas dan pendiam. Lebih tepatnya dia adalah seorang kutu buku, dan jarang bersosialisasi. Tetapi sekalipun dia adalah seorang pendiam, hatinya tidaklah diam. Hatinya tidak diam ketika melihat kondisi sosial di lingkungan pelayanannya.

Syndicate content