Memperhatikan Teladan Yesus Saat Mengawali Karya Pemberitaan Injil

PL: Yunus 3 : 1 – 5,10;
PB: I Kor. 7 : 29 – 31;
Tanggapan: Mazmur 62 : 5 – 12
Injil : Markus 1 : 14 – 20

Sebagai para pengikut Kristus kita seringkali diingatkan bahwa tugas panggilan kita adalah memelihara iman dan mewartakan Injil kepada orang yang belum mendengar Injil. Tugas pewartaan Injil ini dilakukan karena Tuhan menghendaki bahwa semua orang diselamatkan. Hal ini ini didasarkan pada pemahaman bahwa karya keselamatan Tuhan memang diperuntukkan kepada seluruh dunia, bukan kepada sekelompok orang saja. Disamping itu kalau kita melihat karya Tuhan Yesus selama di dunia, Dia senantiasa menyatakan : Bertobatlah...! ungkapan Tuhan Yesus ini menunjukkan bahwa Dia menghendaki keselamatan atas manusia. Bahkan dalam perikop diatas kita juga melihat bagaimana Dia memanggil para murid untuk terlibat dalam tugas pewartaan Injil.

Peringatan 80 Tahun GKJ Manahan 08 Pebruari 1929 – 08 Pebruari 2009

"Semakin Menjadi Berkat Bagi Semua"

PENDAHULUAN

Sebagai jemaat yang didewasakan, GKJ Manahan yang awalnya disebut GKJ Tumenggungan, resmi berdiri 8 Pebruari 1929, "Sareng karaosaken Pasamuan sangsaya ngrembaka, Pradataning Pasamuan wiwit menggalihaken yasa gereja ingkang langkung murwat (Karena dirasa umat yang melakukan ibadah makin banyak, Majelis Gereja mulai memikirkan untuk mendirikan gereja yang lebih besar lagi)," demikian alasan pendirian GKJ Manahan seperti yang dijelaskan dalam buku Tanggap Warsa GKJ Manahan Ingkang Kaping 75 Tahun. Dengan jumlah jemaat awal hanya 51 orang, terdiri atas 27 pria dan 24 perempuan, pelayanan GKJ Manahan berlangsung.

Dipanggil untuk Menguduskan dan Memulihkan yang Lain

Bacaan: Yohanes 1 : 43 – 51

Panggilan untuk mewartakan Kerajaan Allah yang indah kepada orang lain adalah suatu anugerah / rahmat dari Tuhan: "Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu" (Yoh. 15:16).

Riwayat Singkat GKJ Manahan

GKJ Manahan didewasakan pada tanggal 8 Februari 1929, berlokasi di Tumenggungan, Surakarta. Sebelum dewasa termasuk bagian / pepanthan dari GKJ Margoyudan Surakarta. Pada tanggal 25 Desember 1931 mempunyai gedung baru berlokasi di Manahan yang diresmikan dalam Kebangkitan Natal oleh Ds. Van Eyk, sebagai Konsultan GKJ Manahan.