GKJ Manahan Hari Anak Nasional

Kotbah terkait dengan Hari anak nasional yg mengingatkan jemaat utk peduli kepada anak dan menciptakan ruang yang aman dan sehat. Kepedulian kepada anak itu penting karena anak adalah kelompok yg rentan didalam komunitas masyarakat. Mereka tidak bisa membela dirinya sendiri di tengah berbagai ancaman dan tantangan.

Melihat situasi saat ini ada banyak tantangan yang dihadapi anak-anak Indonesia di antara nya adalah kekerasan, narkoba, bahkan situs dengan konten pornografi yg menyangkut anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 30 persen anak Indonesia pernah mengalami kekerasan. Kasus kekerasan terjadi dalam lingkungan keluarga, pendidikan dan masyarakat, yang dilakukan oleh orang-orang yang dikenal oleh yang dikenal oleh anak.
Di tengah tantangan ini gereja dan keluarga kristen dipanggil untuk lebih peduli kepada. Hal ini dilakukan dengan menciptakan komunitas yg ramah, aman dan sehat bagi anak.

Belajar dari perumpamaan gandum dan lalang (Matius 13:24 - 30, 36-43),harus diakui bahwa dunia yang kita hadapi adalah dunia dimana yg kebaikan diperhadapkan dengan yg tidak baik. Sejak manusia jatuh dalam dosa, dalam dunia ini dan dalam diri manusia tidak ada kebaikan yg total, tidak ada kesucian yg total. Apa yg baik selalu diperhadapkan dengan yg tidak baik, keduanya terkait dan sulit untuk dipilah. Secara manusiawi sering kali kita sulit untuk menerima, ketika ada kebaikan kita ingin segera mencabutnya. Namun Tuhan Yesus mengajarkan kita prinsip kesabaran dan selalu memberikan ruang pertobatan.

Melalui firman Tuhan terkait dengan hari anak adalah, kita terus disemangati untuk terus menabur kebaikan dan menghidupi kebaikan. Dalam hal ini keluarga dan gereja memiliki tempat strategis untuk terus mendampingi anak-anak dengan menabur nilai kebaikan melalui keteladanan kepada anak

Add new comment