Ibadah Minggu, 19 Oktober 2014 "Jadikan Teknologi Sebagai Teman, bukan Tuan Atas Hidup Kita"

Ibadah hari ini, Minggu (19/10) jam 18.00 WIB di GKJ Manahan menggunakan liturgi khusus bulan keluarga, dilayani oleh Pdt.Budi Widianto, S.Ag dari GKJ Selokaton. Pemberitaan Firman Tuhan didasarkan dari bacaan leksionari : Keluaran 33: 12-23, Mazmur 99, I Tesalonika 1: 1-10, dan Injil Matius 22 : 15-22.

Dalam kotbahnya, pendeta Budi menyatakan bahwa dalam kehidupan kita perubahan-perubahan adalah hal yang tidak terelakkan. Dan kita harus mengambil sikap-sikap tertentu menghadapi perubahan-perubahan situasi zaman yang terus berubah dengan cepat ini. 

Dalam zaman ini, perkembangan teknologi sudah sedemikian maju, yang kadang kita juga tidak tahu bagaimana bersikap dengan benar. Teknologi menjadi tuan atau teman dalam hidup kita?

Dalam bacaan Injil, Tuhan Yesus dihadapkan dalam sebuah kondisi dilematis, melalui pertanyaan jebakan yang disuguhkan dalam situasi yang serba salah. "Apakah diperbolehkan membayar pajak kepada Kaisar?" Demikian pertanyaan orang-orang Farisi kepadaNya, untuk mempertentangkannya dengan kelompok Herodian yang mendukung Herodes dan Kaisar supaya memiliki alasan untuk menjatuhkan Tuhan Yesus dan menyingkirkanNya. Akan tetapi Tuhan Yesus menjawab mereka dengan jawaban yang membuat mereka terheran-heran "Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah."

Sering kali kita diperhadapkan dalam situasi dilematis yang mengharuskan kita mengambil sikap yang tepat. Tuhan yang digambarkan dalam kitab Keluaran, adalah Tuhan sebagai sosok yang bisa berdialog, bisa bercakap-cakap dengan Musa, yang menyatakan diri sebagai Tuhan yang ramah yang mau menanggapi pertanyaan-pertanyaan Musa dan bersedia membimbing Musa membawa bangsa Israel keluar dari tanah Mesir. 

Tuhan siap berdialog. Dalam berbagai situasi hidup kita, Tuhan siap berdialog dengan kita. Bertanyalah kepada Tuhan.

Demikian pula dengan jemaat di Tesalonika, yang dinyatakan menurut bacaan I Tesalonika 1, bahwa ketekunan mereka di dalam TUHAN memampukan mereka hidup dengan sikap yang benar sesuai dengan kehendak Tuhan. Bahkan iman mereka menjadi teladan untuk semua orang yang percaya di wilayah Makedonia dan Akhaya. 

Dalam kemajuan teknologi yang pesat ini, maka kebutuhan kita akan perjumpaan dengan Tuhan tidaklah boleh ditinggalkan. Ada hal-hal yang tidak tergantikan oleh teknologi, yaitu perjumpaan fisik dengan Tuhan dan sesama jemaat Kristus. Kita dipanggil untuk memiliki sikap yang jelas mengenai penggunaan teknologi. Jadikan teknologi sebagai teman, bukan tuan dalam hidup kita.