Ibadah Minggu, 29 September 2013 “Penyertaan Tuhan Melalui Kehidupan Doa”

Ada sukacita bagi jemaat GKJ Manahan dalam ibadah Minggu hari ini (29/9) saat beberapa jemaat GKJ Manahan menerima sakramen sidi dalam ibadah jam 06.30 WIB dan sakramen baptis dalam ibadah jam 08.30 WIB. Pendeta Samuel Arif Prasetyono, S.Si melayani ibadah jam 08.30 WIB dengan menggunakan liturgi khusus hari doa Alkitab. Kotbah didasarkan dari Yosua 1:9 Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke manapun engkau pergi."


Pernyataan Tuhan kepada Yosua penting dalam kehidupan manusia, sebab inilah pernyataan dari Tuhan kepada manusia, bahwa Ia akan selalu menyertai manusia. Hal ini menunjukkan kasih setia Tuhan kepada manusia. Inilah hal yang sangat penting dan utama, penyertaan Tuhan dalam hidup kita, kapanpun dan dimanapun. Dan tentunya hal ini memenuhi keinginan kita supaya kehidupan kita disertai Tuhan, atau Tuhan senantiasa menyertai kita.

Akan tetapi, penyertaan Tuhan memiliki syarat. Ayat 7-8 menyatakan “Hanya, kuatkan dan teguhkanlah hatimu dengan sungguh-sungguh, bertindaklah hati-hati sesuai dengan seluruh hukum yang telah diperintahkan kepadamu oleh hamba-Ku Musa; janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, supaya engkau beruntung, ke manapun engkau pergi. Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.”

Persoalannya, apakah syarat-syarat tersebut mudah untuk kita lakukan? Bisakah kita hidup sesuai hukum Tuhan? Bisakah kita memperkatakan Taurat itu siang dan malam dan merenungkannya?

Lantas bagaimana supaya kita bisa menjaga komitmen kita? Seorang teolog, Henry Nouwen, menyatakan bahwa supaya manusia disertai Tuhan, diperlukan sarana, yaitu doa. Doa menjadi sarana manusia dekat penyertaan Tuhan. Mengapa?
1. Karena semua orang yang berdoa akan menerima damai sejahtera Tuhan,
2. Selain itu, doa juga memberikan harapan dalam Kristus sehingga manusia tidak akan putus asa.
3. Doa juga menyatakan syukur kepada Tuhan yang telah menyertai kita.
4. Melalui doa, kita bisa mewujudkan tindakan yang sesuai dengan kehendak Tuhan.

Dengan doa, kita akan mampu memenuhi syarat akan hadirnya penyertaan Tuhan dalam kehidupan kita. Dalam ibadah  hari ini, kita memperingati Hari Doa Alkitab dan Lembaga Alkitab Indonesia, menunjukkan bahwa doa memiliki peranan penting dalam kehidupan kita sebagai orang percaya. Juga bagi anak-anak yang saat ini akan menerima sakramen baptis, hendaknya orang tua senantiasa mengajarkan kepada anak-anak untuk membangun dan  menjaga kehidupan doa, sehingga kehidupan mereka senantiasa disertai Tuhan. Amin.