Renungan

Daftar Renungan GKJ Manahan

Stop Nato

Brayat kang tinanggulan ing tresna tetales pitados mring Gusti,
Mesthi ayem tentrem lan raharja, atut rukun wah lestari
Silih asah lan asih, silih asuh tanpa pamrih
Temah adeging brayat puniki nengsemken mring sesami
(Kidung Pasamuwan Kristen Anyar 304 : 1)

Memelihara Keselamatan Untuk Mewartakan Keselamatan

Jemaat yang terkasih,
Pada saat ini kita, bersama-sama dengan umat Tuhan sedunia, mengingat kasih Tuhan melalui Sakramen Perjamuan Kudus Sedunia. Melalui penghayatan Sakramen Perjamuan Kudus Sedunia ini, kita merasakan karya Tuhan Yesus Kristus dalam kehidupan kita yang membawa keselamatan.

Multiplikasi Pelayan Tuhan

Jemaat yang dikasihi Tuhan.
Di berbagai pemberitaan media massa akhir-akhir ini, dilaporkan banyaknya bencana kabut asap karena hutan yang terbakar. Bahkan kabut asap juga berhembus sampai ke negara tetangga. Area hutan yang terbakar sedemikian luasnya sehingga tidak mudah untuk menanganinya.

Peribadahan Sebagai Perayaan Kasih

Jemaat yang terkasih,
Secara umum GKJ, secara khusus GKJ Manahan merupakan bagian dari Gereja Tradisional. Dimana salah satu kelebihannya, yang menjadikan bertahan sampai sekarang, adalah sifat “guyub”nya. Oleh karena itu ada yang menyebutkan bahwa Gereja Tradisional adalah Gereja Paguyuban.

Tergerak, Bertindak, dan Berdampak

Saudara-saudara yang terkasih,
Saat ini kita memasuki pembukaan Pekan Pendidikan Kristen 2015 , marilah kita belajar dari Sabda Tuhan melalui kesaksian Lukas 10 : 25-37. Dalam bacaan tersebut ada sebuah persoalan atau “ sesuatu” yg perlu kita sikapi dan persoalan itu ada didepan mata kita.

Jagalah Lidahmu Terhadap yang Jahat

Bacaan nats hari ini mengingatkan kepada kita sebagai pengikut Kristus untuk ikut berkontribusi dalam mengisi kemerdekaan ini untuk mewujudkan bangunan karakter yang baik bagi bangsa ini khususnya dalam menggunakan lidah kita, hendaknya kata-kata kita yang menjadi berkat, yang membangun, menyejukan, menghibur, menguatkan, memberi ketentraman, memberi rasa damai.

Kristus Raja Semesta Alam

Hari ini adalah akhir dari tahun Liturgi A. Mulai besuk Minggu tanggal 30 Nopember 2014 kita sudah memasuki tahun liturgi baru. Advent I adalah awal dari Tahun Liturgi yang baru. Setiap saat kita mengakhiri tahun liturgi, kita di ajak untuk menghayati kemahakuasaan Tuhan Yesus Kristus sebagai Raja yang berkuasa baik di surga maupun di bumi.

Ketika Teknologi Menjadi Tuan Atas Manusia

Jemaat yang terkasih,
Seringkali keluarga diibaratkan sebagai sebuah bahtera yang mengarungi samudera, yaitu samudera kehidupan. Memang harapan awal ketika memulai perjalanan kehidupan rumah tangga semuanya berjalan dengan lancar. Namun, sebagaimana bahtera, ada kalanya melewati deru gelombang kehidupan ataupun pergumulan nahkoda dalam menentukan arah tujuan.

Keluarga Mencari Tuhan

Bersama dengan umat beriman di seluruh dunia saat ini kita merayakan Perjamuan Kudus Sedunia. Perjamuan Kudus ini diselenggarakan untuk mengingatkan ulang bahwa sebagai umat beriman, meskipun kita berasal dari tempat yang berbeda, kita terikat dalam satu tubuh Kristus.

Pages