Orang muda harus menjadi teladan! Orang muda harus memberikan warna yang berbeda di tengah-tengah kehidupan di dunia ini. Demikian ucapan Bp. Ir. Heri Sunarno dalam persekutuan pemuda blok XI yang diselenggarakan jumat lalu (15/2) di rumah Sdr. Agus Setia. Perenungan Firman Tuhan dalam persekutuan itu didasarkan dari pengalaman Timotius, sebagai orang muda yang dididik Paulus sebagai wakil rasuli untuk melayani di Efesus, dan Titus di Kreta.
Bagaimana menjadi pemuda/i yang mewarnai dunia? Ir. Heri Sunarno menyatakan beberapa hal yang bisa dikerjakan supaya bisa mewarnai dunia :
- Filipi 4: 8 "Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu." Melalui ayat ini, Paulus mengingatkan supaya pemuda/i memiliki pemikiran positif. Seringkali yang terjadi dalam hidup kita adalah apa yang sebelumnya telah kita pikirkan sebelumnya. Jika pemuda/i memiliki pemikiran positif, hal ini akan mempengaruhi tindakan dalam hidup menjadi positif. Pola pikir yang positif adalah mempercayai penuh bahwa Tuhan akan selalu mengerjakan hal-hal terbaik dalam hidup kita.
- Lukas 7: 13 "Dan ketika Tuhan melihat janda itu, tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia berkata kepadanya: “Jangan menangis!” Ayat ini muncul dalam konteks rombongan Tuhan Yesus yang penuh sukacita bertemu dengan rombongan orang yang berangkat akan menguburkan anak seorang janda. Dalam kematian tentu ada kepedihan bagi keluarga yang ditinggalkannya. Melihat hal ini, berempatilah Tuhan Yesus kepada janda itu dan menolongnya. Demikian pula orang muda, hendaklah kita semua berempati, tidak sekedar simpati.
- I Tesalonika 5: 18 "Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu. Mengucap syukur dalam segala hal, adalah menerima keadaan yang sedang kita alami sebagai keadaan terbaik yang sedang Tuhan kerjakan dalam hidup kita. Kesulitan kita bersyukur dalam keadaan-keadaan yang tidak baik itu menandakan bahwa kita tidak bisa menerima keadaan-keadaan itu. Ketahuilah, bahwa dengan mengucap syukur, Allah akan menunjukkan kebenaran demi kebenaran kepada kita.
- II Petrus 3: 9 "Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat." Apapun yang telah Tuhan janjikan pasti akan ditepatiNya. Tetapi kita, seringkali dalam berjanji kepada Tuhan maupun kepada sesama susah untuk kita tepati, sehingga berkat Tuhan yang tela disediakan tidak akan tercurah karena kita membuat waktu yang telah ditetapkanNya menjadi tidak tepat. Tepatilah janji baik kepada Allah maupun sesama sehingga hal itu menjadi jalan berkat dari Allah.
- Amsal 3: 22 "karena orang yang sesat adalah kekejian bagi Tuhan, tetapi dengan orang jujur Ia bergaul erat." Orang muda harus membiasakan diri berkata jujur. Jika kita terbiasa berbohong, kebohongan satu pasti akan menghasilkan kebohongan-kebohongan lain. Apapun resikonya berbohon tetaplah tidak diperkenankan di hadapan Allah.
- Galatia 6: 8-9 "Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu. Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah." Janganla kita jemu berbuat baik. Jika kita memberikan yang terbaik dalam Tuhan, maka Tuhan akan memberikan yang baik bagi hidup kita melalui kebaikan-kebaikan yang telah kita tanam.
- Yakobus 1: 22 "Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri." Jadilah pelaku Firman, tidak sekedar membaca dan mendengarkan Firman Tuhan. Semua yang dikerjakan Tuhan Yesus semasa hidupnya semuanya telah ada dalam nubuatan para nabi. Tuhan Yesus hidup memenuhi segala firman yang telah diucapkan Allah melalui perantaraan para nabi. Jika kita melakukan firman Tuhan, demikianlah dalam hidup kita akan terwujud janji-janji Tuhan.
Kategori: