Menjadi Persekutuan yang Berhikmat
Melaui tema ini kita diajak untuk merenungkan arti ibadah yang sejati di tengah banyaknya peribadatan yang menarik akan tetapi apakah sesungguhnya membawa pengenalan yang benar kepada Allah.
Daftar Renungan GKJ Manahan
Melaui tema ini kita diajak untuk merenungkan arti ibadah yang sejati di tengah banyaknya peribadatan yang menarik akan tetapi apakah sesungguhnya membawa pengenalan yang benar kepada Allah.
Jemaat yang dikasihi Tuhan Yesus.
Perjalanan kehidupan keimanan seseorang bukan tergantung kepada pemikiran diri sendiri “ini adalah hidupku”. Kehidupan beriman juga terletak kepada kerendahan hati seseorang untuk mengakui ketidakberdayaannya atau “membuka topeng”. Manusia sering kali jatuh dalam ketidaktaatannya kepada Allah terlebih dalam menjalani imannya.
Menjelang tahun 2017, atmosfer politik mulai memanas dengan tampilnya beberapa kandidat pemimpin daerah yang akan maju berkompetisi dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (PILKADA).
Renungan hari ini membahas masalah kesenjangan ekonomi. Renungan ini berangkat dari kenyataan kesenjangan ekonomi di Indonesia saat ini. Kesenjangan ekonomi di Indonesia sangat besar.
Minggu ini ibadah di GKJ Manahan disertai Perjamuan Kudus. Allah, di dalam Tuhan Yesus Kristus, mengundang setiap orang menikmati perjamuan dalam kerajaan-Nya. Pemerintahan Allah memperlakukan setiap pribadi secara sama, tidak membeda-bedakan. Gereja, secara pribadi dan bersama, patut merayakan keadilan, kebenaran dan kebaikan Allah ini dalam kehidupan di tengah bangsa dan negara Indonesia yang sebentar lagi akan merayakan hari kemerdekaan yang ke-71.
Setiap kita tentu ingin dipercaya oleh orang lain. Rasa-rasanya sedih kalau kita tidak dipercaya. Membangun relasi dengan orang lain baik dengan pasangan, atasan, teman bisnis, tetangga dll membutuhkan sikap saling percaya. Ketika kita sudah tidak percaya maka hubungan kita dengan pihak lain akan luntur dan rusak. Sementara untuk mengembalikan kepercayaan kembali bukanlah hal yang mudah. Hanya saja untuk menjadi orang yang dipercaya butuh proses yang tidak singkat.
Sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan kaya? Punya harta yang begitu banyaknya, sehingga tidak habis dipakai tujuh turunan? Kalau seperti itu ukurannya, orang kaya dalam perumpamaan Yesus ini benar-benar kaya!
Sikap manusia sangat mudah berubah-ubah,ibarat air mengikuti bentuk wadahnya. Satu sisi baik karena menyesuaikan diri, tetapi di satu sisi sangat tidak tetap pendirianya. Manusia cenderung berubah dan sangat bervariasi. Terkadang perubahan itu membahayakan walau terkadang menguntungkan. Ketidaktepatan itu mencerminkan ketidakkekokohan pemahaman akan Tuhan. Maka sebaiknya manusia mulai belajar memahami Tuhan seperti Tuhan memahami manusia sehingga manusia tidak ditolak-Nya.
Ada ajaran yang menyatakan bahwa kemiskinan, sakit-penyakit dan kelemahan seseorang atau sekelompok orang disebabkan oleh kutukan Allah. Seseorang atau sekelompok orang dikutuk karena berdosa. Ada juga ayat-ayat dalam Alkitab yang berbicara seperti itu. Misalnya, kitab Yeremia 25. Akan tetapi, Alkitab tidak hanya berbicara seperti itu mengenai sakit penyakit, kemiskinan dan kelemahan. Ayat-ayat dalam Alkitab juga menyebutkan bahwa sakit-penyakit, kemiskinan dan kelemahan diadakan oleh kuasa jahat. Contohnya adalah kisah bapa Ayub yang sempat menjadi miskin, sakit dan sangat lemah (Lihat kitab Ayub).
Allah Maasih asung putranya
Allah Maasih mring manungsa
Mila kula ngidung Allah Maasih
Allah Maasih mring manungsa
(Kidung Pasamuwan Kristen Anyar 8:1)