
Jika padaku ditanyakan, apa akan kusampaikan
Pada dunia yang penuh dengan cobaan
Aku bersaksi dengan kata, tapi juga dengan karya
Menyampaikan Kasih Allah yang sejati
Tlah tersedia bagi kita pengampunan dan anugrah
Keslamatan dalam Kristus PuteraNya
Krajaan Allah penuh kurnia. Itu berita bagi isi dunia.
(KJ 432:2 “Jika padaku ditanyakan”)
Karya Roh Kudus tidak hanya pada hal-hal yang spektakuler atau supranatural (hal-hal diluar kemampuan manusiawi). Tetapi, hal-hal yang nampaknya biasa ditampilkan lebih banyak oleh Paulus sebagai Karya Roh Kudus. Keragaman karya Roh Kudus membuat kita yakin, bahwa karya Roh Kudus bukan tanda kehebatan seseorang. Karya Roh Kudus diberikan kepada seseorang untuk membangun, bukan untuk membanggakan diri.
Kata kunci yang ditekankan Paulus untuk melihat keragaman karunia Roh itu adalah “Kepentingan bersama”. Jadi Karya Roh Kudus yang berbeda itu justru menjadi sebuah kekuatan bersama untuk membangun persekutuan.
Dengan analogi tubuh, Paulus menekankan pentingnya kesatuan dalam perbedaan. Perbedaan, seperti juga dalam tubuh, adalah keniscayaan. Perbedaan dihadirkan Tuhan dengan sengaja. Agar perbedaan dapat menjadi kekuatan untuk menghasilkan kehidupan yang lebih baik.
Dengan demikian perbedaan itu untuk disandingkan, bukan untuk diperbandingkan. Untuk dapat menyandingkan perbedaan, kunci utamanya adalah kesetaraan. Menganggap semua setara. Setara bukan berarti sama. Kesetaraan berarti menerima perbedaan. Sekaligus melihat perbedaan sebagai kekayaan lihatlah sebuah lukisan, yang justru karena kekayaan warna menciptakan keindahan.
Turunnya Roh Kudus, membuka selubung yang menguasai manusia. Semua dimata – dihadapan Allah adalah sama, setara dan dipanggil untuk membangun kehidupan bersama yang lebih baik. Jadi, ketika kita dikuasai oleh Roh Kudus, yang tampak adalah pada penghargaan terhadap orang lain, siapapun mereka. Gusti mberkahi kita. Amin.
Bacaan I : Kis. 2:1-21;
Mazmur Tanggapan : Mazmur 104: 24 – 35
Bacaan II : 1 Korintus 12: 3-13 ;
Bacaan Injil : Yohanes 20 : 19 – 23
Sumber: Warta Gereja Edisi: Minggu, 8 Juni 2014