Minggu, 11 Maret 2012 saat matahari baru saja keluar dari peraduannya, rombongan Bakti Sosial ke GKJ Temon bersiap-siap untuk berangkat. Perjalanan yang memakan waktu kurang lebih 3 jam ke Temon-Kulon Progo saat menyenangkan karena pemandangan alam yang masih asri di sepanjang jalan. Sekitar pukul 9 rombongan yang terdiri dari Tim Kesehatan, Panitia Paskah, dan warga jemaat tiba di tempat tujuan Kedatangan kami sudah ditunggu oleh warga jemaat GKJ Temon yang pada saat bersamaan berulangtahun ke 112.
Sebelum bakti sosial pengobatan gratis dilaksanakan, bersama-sama kami mengikuti ibadah. Ibadah ini sekaligus sebagai ibadah ulang tahun GKJ Temon. Adapun firman disampaikan oleh Pendeta Kristian Prawoko, S.Th, M.Min yang mengambil tema “Urubna dilahmu”. Ayat bacaan diambil dari Lukas 8:16-19.
Dalam kotbahnya bapak pendeta menyampaikan bahwa sebagai orang percaya kita tidak boleh eksklusif melainkan harus membagi terang supaya semua orang bisa melihat. Ibadah dalam bahasa jawa diiringi dengan karawitan,
Pada pukul 11, acara bakti sosial pengobatan dimulai. Ada berbagai macam pelayanan yang disediakan antara lain adalah cek tekanan darah, cek gula darah, cek asam urat, cek kolesterol, cek kepadatan tulang, konsultasi dengan dokter umum, konsultasi dengan dokter spesialis mata, pijat refleksi, terapi listrik, dan pemberian obat yang semuanya gratis. Bersamaan dengan itu diadakan juga talkshow kesehatan paru bersama dokter spesialis paru-paru, dr.Windu.
Tanggapan dari warga terhadap acara bakti sosial ini cukup baik. Ada lebih 250 pasien yang datang berobat, tidak hanya warga jemaat gereja saja namun juga warga sekitar. Sekitar pukul 14.30 acara pengobatan telah selesai. Acara selanjutnya adalah makan siang dan ramah tamah. Kemudian ditutup dengan doa yang disampaikan oleh bapak gembala GKJ Temon dan penyerahan sisa obat dari panitia bakti sosial GKJ Manahan kepada GKJ Temon.
Dalam perjalanan pulang ke Solo, tidak lupa rombongan mampir ke pantai Glagah yang letaknya tidak jauh dari lokasi bakti sosial. Rombongan tiba kembali di solo sekitar pukul 8 malam. Semoga apa yang telah dilakukan dapat menjadi berkat bagi warga Temon serta dapat memuliakan Tuhan Sang Raja Gereja. (vye)
Add comment