
Minggu tanggal 6 Juni 2010 ini terasa spesial karena kebaktian pukul 06.30 dan pukul 08.30 digabungkan menjadi satu pada pukul 07.30. Yang lebih membuat istimewa karena kehadiran pembicara Bp. Pdt. Barnabas Ong dari Uniting Church of Australia – yang merupakan gabungan tiga denominasi gereja; Presbiterian, Methodis, dan Konggregasional.
Bp. Barnabas yang kelahiran Indonesia ini adalah seorang hamba Tuhan yang lahir dengan gangguan penglihatan. Akan tetapi karena kasih kuasa Tuhan yang begitu besar lewat perantara seorang ibu (ibu beliau) yang sejak beliau kecil selalu memberikan beliau semangat untuk terus maju melakukan hal-hal besar untuk menggapai cita-cita hidupnya di tengah keterbatasan fisik yang dimiliki. Hal ini menghasilkan kekuatan yang luar biasa sehingga keterbatasan dalam hal kemampuan penglihatan tidak menjadi penghalang bagi seorang Barnabas Ong menjadi hamba Tuhan yang dipakai secara ajaib untuk memenangkan jiwa-jiwa yang terbelenggu dosa dan himpitan serta kerasnya kehidupan bagi kemenangan dan kemuliaan kuasa Tuhan.
Adapun dalam ibadah spesial ini, Firman Tuhan diambilkan dari Lukas 7: 11-17. Inti dari Firman Tuhan pada hari ini yang disarikan oleh Bp. Barnabas adalah Tuhan membasuh air mata ibu yang hancur ketika menghadapi segala macam kesulitan hidup yang menghimpitnya maupun keluarganya, Tuhan izinkan himpitan-himpitan kehidupan (entah itu himpitan ekonomi, penyakit, anggota keluarga yang jatuh ke dalam berbagai macam dosa, atau anggota keluarga yang kita kasihi pergi meninggalkan kita) kadangkala hadir dalam kehidupan kita namun Dia pula yang dengan kasih serta kuasaNya mampu membasuh air mata keputusasaan dan kesedihan itu menjadi pengharapan, berkat, dan sukacita bagi kehidupan umat manusia yang dikasihiNya. Kiranya ibadah istimewa ini mampu menjadi berkat bagi warga jemaat. - BA
Add comment