
Minggu pagi (19/12) di GSG Lt. 1 GKJ Manahan, Paguyuban Mitayani mengadakan ibadah dan perayaan Natal. Acara yang dikemas sederhana ini, dihadiri kurang lebih 60 ibu-ibu anggota paguyuban. Ibadah dimulai dengan bersama-sama menyanyi kidung dengan dipimpin oleh ibu Sukardi Kristanto. Sesuai dengan tema Natal tahun 2010 ini “Terang yang Sesungguhnya Sedang Datang ke Dalam Dunia”, pendeta Ratih menyampaikan kotbahnya yang didasarkan dari Wahyu 21: 1-5, dengan ayat Nats Yohanes 1: 9. Di awal kotbahnya, Pendeta Ratih menyatakan kebanggaannya pada ibu-ibu Mitayani, sebab mereka adalah para perempuan yang kuat menghadapi hidup. Sekalipun dulunya pernah sedih karena meninggalnya suami, tetapi yang telah berjuang hidup membesarkan anak-anak sampai sukses seperti sekarang ini.
Pdt. Ratih menyatakan bahwa kedatangan Allah dalam dunia ini bagai terang yang menghapuskan kegelapan. Bagi ibu-ibu Mitayani, kegelapan ini bisa berarti suami yang telah meninggal dunia, ataupun bila terjadi sekarang, karena anak yang sudah menikah, seolah-olah merasakan kesepian. Wahyu 21 menyatakan bahwa Allah akan menghapus air mata, tidak akan ada lagi maut, perkabungan, duka cita dan lain-lain. Allah akan memperbaharui segala sesuatu. Pembaharuan ini tentunya membutuhkan perjuangan kita, perubahan memang tidaklah mudah. Banyak orang sulit untuk berubah karena sudah puas diri, merasa cukup dengan kondisi sekarang sehingga tidak berkembang apalagi berubah. Ibu-ibu Mitayani sebagai orang percaya dipanggil untuk terus memperbaharui hidup oleh iman, maka perubahan hidup akan tampak melalui kehidupan keseharian yang berdasarkan imannya.
Acara Natal Paguyuban Mitayani ini kemudian dilanjutkan dengan kesaksian oleh Ibu Sudjarwadi yang mengisahkan perjuangannya hidup bersama Kristus, bahwa kesetiaan mengikut Kristus akan menbawa sukacita bagi kita. Selesainya, kesaksian, acara dilanjutkan dengan spontanitas yang diisi oleh ibu Suharto yang melantunkan tembang asmaradana sebelum acara diakhiri dengan doa dan foto bersama. (SePur)
Add comment