Sabtu, 21 Agustus 2010. Sekitar pukul 5 sore, di Gereja Kristen Jawa Manahan, Seksi Pendidikan mengadakan ibadah ucap syukur kenaikan kelas. Acara tersebut sengaja diadakan sebagai tindak lanjut dari Ibadah menjelang ujian kenaikan kelas dan ujian nasional yang telah diadakan pada bulan Maret yang lalu. Ibadah ucap Syukur ini dipimpin oleh Adrian Ariasakti sebagai Worship Leader, dan Favian Dwi Vanianto sebagai pengiring.
Adapun Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt.Fritz Yohanes Dae Pany, yang mengambil bagian dari Firman Tuhan dari Lukas 17:11-19. Dari perikop tersebut diceritakan kisah mengenai sepuluh orang kusta yang memohon untuk disembuhkan oleh Tuhan Yesus (ay 13). Kemudian Yesus berkata kepada mereka untuk memperlihatkan diri mereka kepada imam-imam, dan seketika itu ketika ditengah jalan mereka semua menjadi tahir (ay 14). Namun hanya satu orang yang kembali kepada Yesus dan tersungkur di hadapanNya dan mengucap syukur (ay 15). Dan hanya orang itu yang mendapat kesembuhan Ilahi, dia adalah seorang Samaria.
Dari ayat tadi kita diingatkan untuk mengucap syukur dan berterima kasih pada Tuhan atas segala sesuatu. Terlebih kepada orang yang telah menolong kita. Kita telah memohon belas kasihan Tuhan ketika akan menghadapi ujian, baik itu ujian Nasional atau ujian kenaikan kelas. Dan saat ini kita telah menerima buahnya. Saatnya kita kembali kehadirat Tuhan untuk mengucapkan syukur. Seperti orang samaria tadi, kita harus bersorak sorai atas pembelaan Tuhan atas hidup kita. Ingatlah selalu apa yang kita nikmati, kita peroleh saat ini hanya karena kemurahan dari Tuhan. Mari kita mengucap syukur dalam segala hal.
Tuhan memberkati
Add comment