Jumat, 22 Januari 2010, Komisi Warga Dewasa GKJ Manahan mengadakan Ibadah Januaren. Ibadah ini diselenggarakan dengan tema “Menjadi Apa Yang Tuhan Mau”. Pujian pembukaan dipimpin oleh Ibu Dibbyanto yang mengajak jemaat bersemangat menyanyikan lagu berjudul “Jangan Lelah.”
Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Sugeng Prasetyo, dari GKJ Klaten dengan Bacaan dari Kitab Daniel 3: 8-18. Pdt. Sugeng memulai kotbahnya dengan sebuah ilustrasi: "Seandainya saya punya cecak, saya menangkap cecak, kemudian saya pegang, dikocok-kocok. Kira-kira mati atau tidak? Belum pasti,
tergantung saya. Kalau sekarang masih hidup, sebentar kemudian saya pencet, matilah cicak itu."
Bagaimana menjadi apa yang Tuhan mau? Pdt. Sugeng menjelaskan dalam kotbahnya, langkah pertama untuk menjadi apa yang Tuhan mau yaitu dengan bergantung sepenuhnya pada Allah, bukan pada manusia. Hidup kita tidak ditentukan oleh peristiwa-peristiwa lampau yang terjadi dalam hidup kita, tetapi Tuhan yang menentukannya.
Langkah kedua, dengan terus menerus menjaga iman. Belajar dari bangsa Israel dalam pembuangan. Dalam pandangan manusia, tampaknya tidak punya pengharapan. Hidup dalam penjajahan, di negeri asing. Terintimidasi dalam kehidupan imannya. Tetapi Sadrakh, Mesakh dan Abednego tetap setia pada imannya pada Allah. Terdesak, kepepet tetapi tidak menyerah dalam imannya. Langkah berikutnya, sebagaimana teladan Sadrakh, Mesakh dan Abednego yang mau dan berani menerima tantangan, demikian pula kita harus berani menghadapi tantangan kita di tahun 2010 ini. Terakhir, dalam kotbahnya, Pdt. Sugeng menyatakan pentingnya hidup dalam ketaatan. Sebagaimana teladan Tuhan Yesus Kristus yang tertulis dalam Injil Markus 14: 34-36. Tuhan Yesus tunduk pada Allah sekalipun nyawaNya sendiri yang dikorbankan.
Ibadah Januaren ini diakhiri dengan pembagian doorprize dan doa penutup oleh Bp. Aris Suyamto. (SePur)
Add comment