
Hari ini, Minggu (1/4) Komisi Anak GKJ Manahan menyelenggarakan Kesehatian Guru Sekolah Minggu. Diawali oleh ibu Gaibbi mengajak para guru menyanyikan lagu "Hari Ini Kurasa Bahagia". Tampak kekompakan para guru sekolah minggu untuk memuji Tuhan bersama. Dalam permainan, para peserta beradu kemampuan membuat yel-yel dalam waktu singkat dan tampak hasilnya luar biasa.
Renungan disampaikan oleh Pdt. Fritz Yohanes Dae Pany, S.Si yang mengajak peserta untuk menuliskan kesan, harapan dan pergumulannya selama menjadi guru sekolah minggu, baik di gereja induk maupun pepanthan. Setelah membaca beberapa catatan peserta, Pendeta Fritz menanggapi bahwa perlu bagi kita untuk mendengar suara dari saudara-saudara untuk bisa menjadi sehati dalam melayani di Sekolah Minggu. Baik itu mengenai kerinduan akan program outbond, kreativitas cara mengajar, penjadwalan dan banyak hal lain yang diserukan dalam sesi renungan ini.
Pendeta Frita membacakan Kisah Para Rasul 15, yang menceritakan bagaimana para rasul berdiskusi untuk menanggapi persoalan-persoalan pelayanan mereka. Kita belajar untuk mendengarkan satu dengan yang lain, belajar mendengarkan, mengenal dan berbagi pengalaman. Bagaimana kita bisa sehati bila kita tidak bisa mendengarkan, mengenal dan berbagi dengan saudara kita?
Lanjut dikatakannya, visi GKJ Manahan yaitu Gereja sebagai pusat kehidupan, dan sekolah minggu sebagai bagian peribadataan juga punya misi supaya peribadatan di Sekolah Minggu bisa menjadi perayaan bagi anak-anak kita. Ini adalah langkah awal bagi kita untuk mencapai visi kita bersama.
Sesi perenungan Firman Tuhan ditutup dengan mendoakan bersama pergumulan-pergumulan dalam pelayanan sekolah minggu.
Acara dilanjutkan dengan makan siang bersama, kemudian perkenalan pengurus Komisi Anak dan paparan program kerja Komisi Anak oleh ketua Komisi Anak, Sdri. Ryeka Hertiena.
Selamat bersehati dan selamat melayani Tuhan di sekolah minggu.
Add comment