Untuk ke-3 kalinya Koperasi Serba Usaha (KSU) Lidia GKJ Manahan membuat acara pelatihan. Setelah 2 pelatihan terdahulu, yaitu pelatihan membuat kroket dan pelatihan membuat lemper, kali ini pelatihannya adalah pelatihan membuat kue Sus Vla. Dan untuk pertama kalinya pelatihan ini dibuka untuk umum.
Hari minggu, 16 September 2012 dipilih pengurus KSU Lidia untuk menggelar acara ini. Pelatihan diikuti kurang lebih oleh 20 peserta, tidak hanya para ibu-ibu yang bersemangat mengikuti pelatihan, bahkan para pemuda pun ikut ambil bagian.
Pada pukul 8.00 pagi pelatihan dimulai dan dibuka dengan doa oleh Ibu Rury Lukito. Kemudian dilanjutkan dengan acara memasak kue sus. Trainer dalam pelatihan ini adalah Ibu Purwanti Yuni Atmojo, atau sering disapa dengan Bu Warno, yang kebetulan sekali pada periode ini beliau menjabat sebagai ketua KSU Lidia GKJ Manahan.
Pelatihan dilakukan dengan memjelaskan resep yang ada dan kemudian mempraktekkannya bersama-sama. Langkah pertama yang dilakukan Bu Warno dalam pembuatan kue sus ini adalah membuat adonan kulit agar dapat dicetak dan dioven terlebih dahulu. Kemudian barulah membuat bagian isi yaitu vla. Selama menunggu proses pengovenan selesai, pengurus KSU Lidia telah menyiapkan sarapan bagi para peresta yang belum sempat sarapan.
Suasana penuh semangat terbentuk di Gedung Serba Guna (GSG) Lantai 1 GKJ Manahan. Tidak hanya komunikasi 1 arah saja yang terjadi. Banyak pertanyaan yang dilontarkan para peserta sehingga menambah hidup suasana di pagi itu.
Pelatihan pembuatan kue sus ini selesai jam 11.00 WIB dan masing-masing peserta mendapat bagian 2 buah kue sus vla. Ada yang langsung mencicipinya langsung, ada juga yang memilih untuk membawanya pulang. Terlihat jelas dari raut muka para peserta, mereka puas dengan pelatihan hari ini.
Dengan banyaknya yang didapatkan para peserta, biaya pendaftaran Rp 5.000,- bukanlah harga yang mahal. Selain mendapatkan resep kue sus vla, sus kering, hasil dari sus mereka, serta pengetahuan baru, para peserta juga mendapatkan sarapan pagi berupa nasi gudeg.
Dengan diadakannya pelatihan ini, pengurus KSU Lidia berharap dapat menularkan setiap ilmu yang mereka miliki agar dapat dipergunakan peserta keesokan harinya. Selain itu pengurus juga berharap para peserta nantinya dapat membantu berpelayanan bersama dengan KSU Lidia saat KSU Lidia mendapatkan pesanan makanan, seperti yang diungkapkan Ibu Rury Lukito di awal pelatihan.
KSU Lidia sendiri menjadwalkan pelatihan dilakukan setiap 3 bulan sekali dan berharap tidak hanya pelatihan memasak saja yang diberikan. Jadi yang kemarin belum datang, bersiap-siaplah untuk pelatihan selanjutnya. Terimakasih, Tuhan Memberkati.
Add comment