
Para murid Sekolah Minggu Remaja GKJ Manahan menyelenggarakan kegiatan Weekend SMR di wisma Pertanian, Tawangmangu. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Paskah dan juga sebagai media penyegaran bagi para siswa yang baru selesai menjalani ujian Nasional.
Berangkat dari GKJ Manahan jam 15.00 WIB, dengan mengendarai bus bersama-sama, para murid SMR tampak menikmati sambil bercanda dengan temannya. Acara inti malam minggu itu adalah melihat film berjudul Blind Site, yang menceritakan tentang Michael Ohen, seorang yang berlatar belakang buruk, tetapi bisa berjuang menjadi seorang pemain football profesional sekaligus mendapatkan beasiswa universitas. Pencapaian Michael Ohen ini tak lepas dari dukungan Leigh Anne Tuohy, seorang ibu yang adalah orang tua teman sekolahnya yang bersedia mendidiknya dan membimbingnya menuju kesuksesan. Sekalipun dalam akhir cerita muncul persoalan mengenai ketulusan motivasi Leigh Anne menolong Michael. Setelah nonton film, peserta berbagi cerita dan pelajaran yang didapat dari film tersebut.
Minggu pagi diawali dengan saat teduh bersama di tiap-tiap kelompok, sebelum nantinya mengadakan persekutuan bersama yang dipimpin oleh Pdt. Fritz Yohanes Dae Panny, S.Si. Dalam kotbahnya, Pdt. Fritz menyampaikan mengenai orang-orang yang mencapai keberhasilan dalam hidupnya. Semuanya diawali dengan sebuah perjuangan. Hidup yang berkenan dan mempermuliakan Allah juga butuh perjuangan, dan kelompok-kelompok tumbuh bersama di SMR GKJ Manahan adalah salah satu cara kita saling menolong bertumbuh dan menjaga diantara saudara-saudara seiman.
Setelah persekutuan, ada sesi foto bersama sebelum acara permainan dimulai. Permainan dipimpin oleh Sdri. Ningrum dengan permainan-permainan yang mengundang tawa para peserta. Tampak lucu dan menyenangkan mengikuti permainan yang mudah ini.
Kegiatan ditutup dengan makan siang bersama sebelum bersiap-siap untuk pulang kembali ke Solo. [sepur]
Add comment