
Tanggal 1-3 Juli (kamis sampai sabtu) kemarin, Komisi Remaja mengadakan retret remaja,yang merupakan program kerja dari pengurus komisi remaja 2008/2010. Retret kali ini mengambil tema SUPER EXTRAORDINARY, that’s my life. Selama 3 hari 2 malam, anak-anak remaja GKJ Manahan mengikuti retret di Bukit Hermon, Karangpandan dengan penuh semangat. Banyak pengalaman menarik dan seru selama retret ini. Yuk kita ikutin keseruannya….
Kamis pagi itu, sekumpulan remaja GKJ Manahan berkumpul di depan gereja, dengan bawaan seabrek, mau kemana kah mereka? Ternyata mereka adalah anak-anak remaja yang akan mengikuti retret remaja di Bukit Hermon, Karangpandan. Keceriaan dan semangat nampak di wajah mereka. Maklum, mereka sangat menantikan retret ini, setelah 2 tahun yang lalu. Wow, sudah lama juga y…
Setelah cukup lama menunggu temen-temen dari pepathan dan bis yang nyasar,pada jam 9.30 WIB rombongan berangkat menuju Bukit Hermon. Sesampainya di sana, anak-anak remaja langsung mengikuti sesi pertama (Opening) yang dipimpin oleh Tiva dan Pak Fritz Yohanes Dae Pany sebagai pembicara. Pada sesi opening ini, peserta di ajak untuk antusias dan total dalam mengikuti retret selama 3 hari ke depan. Kemudian, peserta retret makan siang yang dibawa dari Solo dan disediakan oleh Bu Warno, wah maknyus….
Sore harinya, peserta diajak untuk mengikuti session 2 yang mengambil tema Super Leader. Sesi ini agak berbeda dengan sesi yang lain, karena bentuk nya yang interaktif. Dalam sesi ini peserta diajak untuk praktek bagaimana menjadi pemimpin yang super. Jadi sebagai remaja Kristen kita nggak boleh jadi ekor tapi harus jadi kepala. Sesi ini dipimpin oleh Pak Sigit Wijayanto, yang punya pengalaman segudang tentang menjadi pemimpin yang super. Ada permainan yang seru dan mengocok perut selama sesi ini. Dan yang paling menarik adalah saat 6 orang berhasil mengangkat beban berat, seberat cahyo (hehehehe) hanya dengan 2 jari. Wow, semoga jari-jari mereka baik-baik saja ya…. Kemudian, peserta dipersilakan untuk makan malam di ruang makan Bukit Hermon, dengan lampu yang temaram, membuat suasana jadi romantis, ihiy, pokoknya nggak kalah sama restoran depan gereja itu.
Setelah kenyang makan, peserta mengikuti KKR 1 yang mengambil tema Pemulihan yang Seutuhnya. Dalam KKR ini peserta diajak untuk memulihkan relasi yang retak dengan Tuhan, Orang tua, keluarga, teman-teman dsb. Pokoknya setiap akar kepahitan dan dendam serta relasi yang retak dipulihkan oleh Tuhan. Di KKR yang dipimpin oleh Dina dan Pak Wim Agwim ini, kuasa Tuhan benar-benar terasa. Dan kami semua boleh merasakan dan menjadi saksi kuasa Roh Kudus, seperti yang ada tertulis di Kisah Para Rasul 2: 4 itu benar terjadi.
Hari ke 2
Di hari kedua, aktivitas dimulai dengan doa pagi. Walaupun berat untuk bisa bangun jam 5 pagi dan berdoa karena semalam anak-anak remaja sudah berdoa sampai larut malam, tapi itu tidak menghalangi anak remaja GKJ Manahan untuk mengikuti doa pagi. Doa pagi ini dipimpin olah Vivin mengajak peserta untuk mengucap syukur buat hari yang Tuhan beri. Dan ada firman yang disampaikan oleh Mas Aria, mengajak kita untuk tidak malas berdoa.
Setelah mandi dan sarapan, peserta mengikuti sesi 4 yang bertema My Tribute. Di sesi ini anak-anak remaja diajak untuk terlibat dalam pelayanan, gerejawi maupun masyarakat. Sesi yang dipimpin oleh Cahyo dan Mbak Silvya, dari GKI Coyudan.
Kemudian dilanjutkan dengan sharing kelompok yang mengambil tema From Heart to Heart, disini peserta diajak untuk berdiskusi tentang cara bagaimana menjadi remaja Kristen yang berkualitas. Peserta dibagi menjadi 7 kelompok (4 kelompok cewek dan 3 kelompok cowok). Sore harinya masih ada sesi lagi, yaitu sesi ke 5 yang mengambil tema More Than Words. Sesi ini diisi oleh temen-temen dari pepanthan, dan Mas Memet, mengajak temen-temen remaja untuk menjadi pelaku Firman dan PI. Jadi nggak cuma omongan doang, harus ada action juga.
Acara masih berlanjut dengn KKR 2, yang menjadi WL di sesi ini adalah Aria, dan Pak Yotam dari GBIS Sambeng yang membawakan FirTu (Firman Tuhan- red). Kesempurnaan Hidup Dalam Kristus adalah tema dalam KKR ini, yang juga adalah visi dari Komisi Remaja 2008/2010. Pak Yotam membawakan FirTu dengan alat-alat peraga jus jeruk, dan gayanya yang kocak abis, membuat Firman Tuhan itu mudah dicerna oleh anak-anak remaja. KKR ini ditutup dengan doa, dan sekali lagi kuasa Roh Kudus benar-benar melawat anak-anak remaja GKJ Manahan.
Hari ke 3
Hari ini merupakan hari terakhir dari rangkaian retret remaja. Seperti hari kedua, aktivitas hari ini dimulai dengan doa pagi yang dipimpin oleh Asti dan Mbak Tiva yang membawakan Firman Tuhan.
Setelah doa pagi, acara dilanjutkan dengan Outbond, peserta dibagi menjadi 5 kelompok,dengan nama yang unik seperti Abraham, Alkitab, Matius 3:2, Gideon, dan Biji Sesawi, dan mereka harus membuat yel-yel sebagai password untuk masuk ke pos. Mereka harus melalui 5 pos yang penuh tantangan dan kesulitan. Di pos 1, peserta harus mengambil kacang atom yang tersembunyi di tumpukan tepung dengan menggunakan mulut. Nah lo, jadi putih mendadak itu muka. Di pos 2 tantangan menjadi semakin sulit. Peserta diwajibkan untuk menyanyi tapi dengan syair yang dibalik. Misalnya: Kingkong badannya besar tapi aneh kakinya pendek ::jadinya seperti ini:: gnokgnik aynnadab raseb ipat hena aynikak kednep. Waduh…. Belibet tu lidah.
Di pos 3, peserta harus melewati raffia dengan merayap di lumpur, mirip-mirip BE A MAN gitu deh. Di pos 4, peserta harus memindahkan ember berisi air dengan papan bertali dengan melewati anggota tim yang lain. Dan semua peserta di sini pasti basah karena lokasinya dekat kali jadi mereka “dimandiin” oleh penjaga pos yang “baik hati”. Perjuangan belum berakhir, karena masih ada pos 5 yang mengharuskan peserta mengambil soal yang ada di atas pohon. Soal ini bukan soal biasa, karena soal ini ada di tengah cairan khusus yang sukses membuat peserta berkotor-kotor ria. Eits, peserta masih harus mengerjakan perintah dalam soal itu lo. Soalnya sih mudah, cuma menyusun ayat dari Roma 12:2. Tapi dalam bahasa Jawa, di sini ketauan peserta pada ribet karena pada nggak pernah baca Alkitab bahasa Jawa. Hehehehe.
Setelah mandi, makan, dan packing. Retret ditutup dengan sesi 7 yaitu Closing. Sesi ini dipimpin oleh Arum, setelah memuji dan menyembah Tuhan, acara dilanjutkan dengan pengumuman pemenang outbond. Dan yang paling ditunggu-tunggu yaitu SUPER AWARD. Tanpa diketahui peserta dan panitia, sie acara dan dokumentasi ternyata sudah menyebar paparazzi yang bersiap menangkap moment aneh dari anak-anak remaja. Ada beberapa kategori seperti, TERkinclong, TERhoror, TERaniaya, TERberat, TERcantik, TERganteng, TERserasi dan yang paling heboh TERmesra. Ihiy….
Dengan ini berarti, selesai juga Retret Remaja GKJ Manahan tahun 2010. Retret ini bukanlah akhir namun sebuah momentum yang membawa perubahan bagi anak-anak remaja GKJ Manahan. Untuk menjadi remaja yang SUPER EXTRAORDINARY diperlukan perjuangan yang keras, kami telah memulainya dalam retret ini. Kami sudah mengambil komitmen untuk berubah dan nggak cuma menjadi remaja yang biasa-biasa saja. Perjalanan ke depan memang tidak mudah namun dengan pertolongan Tuhan Yesus, kita pasti menjadi orang-orang yang SUPER EXTRAORDINARY, sehingga orang lain yang melihat hidup kita akan memuliakan Tuhan. Mari, remaja berjuang bersama Tuhan mulai dari masa muda kita!
(vyen)
Comments
hery-GKJ Danu (not verified)
suatu penanaman sikap yang
Wed, 01/09/2010 - 16:47Add comment