Ibadah Fajar Paskah, hari ini diselenggarakan mulai jam 05.00 WIB, ibadah yang diawali di halaman SD Kristen Manahan ini dipimpin oleh Pdt. Fritz Yohanes Dae Panny, S.Si, dengan perarakan pendeta, majelis dan jemaat bersama-sama menuju gedung ibadah.
Pdt Fritz mendasarkan kotbahnya dari bacaan Injil Yohanes 20: 1-18. Berikut ini ringkasan kotbahnya. Dia bangkit Haleluya! Dan kita melihat wajahNya. Pagi-pagi buta ara murid Yesus mendengar kabar bahwa jasad orang yang mereka cintai hilang dari kubur. Dalam rasa kalut, geram, dan marah mereka berlari-lari menuju kubur. Mereka ragu oleh berita yang telah disampaikan Maria, sebab kubur itu dijaga oleh tentara romawi. Mereka berlari dalam keraguan. Dalam kubur Yesus itu, mereka mencari bukti-bukti, mereka tidak menemukan Yesus, tak lama setelah itu Maria mengatakan lagi, bahwa mereka telah melihat Tuhan. Para murid tak mengerti maksud Maria, sebab mereka yakin benar, mereka telah meninggalkan Yesus di kubur dalam keadaan mati. Mereka melihat maria yang berbeda, wajah, tutur dan sikap yang telah berubah. Bila sepintas lalu ia memberitakan dalam keadaan sedih, kini ia bersukacita.
Sukacita Maria berbeda. Dalam kalimatnya “Aku telah melihat Tuhan”, yang sederhana ini, mengandung makna bahwa Tuhan yang sehari sebelumnya terbaring dalam kesuraman maut, kini telah bangkit dari maut. Harapan yang mulai pudar telah berubah menjadi harapan baru, karena kebangkitan Yesus. Allah kita Allah yang bangkit! Allah kita Allah yang menang! Itulah yang ingin diberitakan oleh Maria Magdalena.
Ditengah-tengah dunia yang masih bergolak, korupsi yang menghantui negara kita, kita saat ini merayakan paskah. Dengan merayakan paskah, kita menyatakan kepada dunia, bahwa kita telah melihat Tuhan, dan kita akan memberitakan hal ini kepada dunia. Janganlah kita digoyahkan dan dikalahkan oleh dunia yang bergolak ini.
Selamat Paskah, kabarkanlah kepada dunia: Aku telah melihat Tuhan! Amin.
Add comment