
Sejak pukul 16.00 WIB, GKJ Manahan sudah ramai oleh kehadiran jemaat. Ibadah rencananya dimulai jam 17.00 WIB, namun jemaat tampak sungguh-sungguh ingin datang lebih awal, sekalipun hujan deras yang sempat mengguyur tak menyurutkan semangat jemaat untuk hadir. Ibadah sore jam 17.00 WIB dilayani oleh Pdt Widya Notodiryo, S.Th sedangkan ibadah jam 19.00 WIB dilayani oleh Pdt. Retno Ratih Suryaning Handayani, M.Th.
Dalam ibadah kamis putih ini, dilaksanakan pula Sakramen Perjamuan Kudus, sebagai peringatan akan perjamuan kudus terakhir yang diadakan Yesus Kristus menjelang penyalibanNya. Dalam ibadah ini pula, prosesi pembasuhan kaki dilakukan, sebagai bentuk meneladani Yesus Kristus yang telah merendahkan diriNya dan taat sampai mati di kayu salib. Pembasuhan kaki ini pula yang menjadi tema ibadah yaitu “Hendaklah Saling Membasuh Kaki” dengan kotbah yang didasarkan pada Injil Yohanes 13: 1-17 tentang kisah perjamuan kudus terakhir Yesus Kristus bersama murid-muridNya, dimana sebelum mulainya perjamuan kudus itu, Yesus menanggalkan jubahNya untuk melakukan tugas hamba, yaitu membasuh kaki para muridNya.
Dalam kotbah Pdt. Retno Ratih di ibadah jam 19.00 WIB, disampaikannya bahwa jubah atau pakaian tertentu, merupakan gambaran identitas seseorang. Bila seseorang mengenakan baju hitam dengan collar warna putih di kerah bajunya, pastinya kita tahu bahwa orang itu adalah seorang pendeta. Yesus telah memberikan teladan, bahwa Ia yang adalah guru dan Tuhan telah membasuh kaki murid-muridNya, Ia telah menanggalkan identitasnya sebagai guru dan Tuhan untuk membasuh kaki murid-muridNya, maka kita seharusnya meneladani Yesus, untuk merendahkan hati, menanggalkan identitas kita dan melayani sesama kita.
Yohanes 13: 13-15 “Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan. Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamupun wajib saling membasuh kakimu; sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu.”
Add comment