Ibadah jam 18.00 WIB dilayani oleh Pdt. Retno Ratih SH, M.Th, dengan kotbah yang didasarkan Injil Yohanes 1: 1-18, dengan ayat nats dari Yohanes 1: 4. Kita pantas bersyukur telah memasuki tahun 2011, salah satunya karena di tahun 2011 ini kita masih diberi kehidupan. Bukankah banyak orang yang hidup tahun 2010, tetapi tidak semua masih hidup di tahun 2011 ini. Kita patut bersyukur atas hidup kita, karena hidup kita ini adalah milik Allah. Kehidupan seperti apa yang kita harapkan di tahun 2011 ini? Apakah harapan kita di tahun 2011 ini adalah hidup kita mengalami tahun berkat, hidup berkepenuhan, berkelimpahan, dan kehidupan yang bermakna?
Kita semua tentunya memiliki harapan, maka kita berdoa dan berjuang supaya hidup kita bermakna. Ada dari kita yang bekerja dengan giat, mengaktualisasi diri melalui hobi, berusaha meraih cita-cita. Di satu sisi, mungkin kita telah mendapatkan apa yang kita harapkan. Tapi, mungkin juga ada sisi hidup kita yang kosong. Setelah sekian lama berjuang tetap saja masih merasakan ada kekosongan dalam hidup.
Keberhasilan memang tidak sia-sia, tetapi tidak semua keberhasilan menjadikan hidup berkepenuhan. Dalam ayat 4, Yohanes menegaskan bahwa hidup yang berkelimpahan ada di dalam terang, yaitu Yesus. Dalam bahasa latin, hidup disebut bios. Hidup dipandang secara jasmani, artinya kita hidup, bila mengalami pertumbuhan fisik. Yang kedua, Zoe, yaitu hidup dalam perkenaan Allah, dalam segala berkat Allah, jasmani maupun rohani. Yohanes memberikan kesaksian, bahwa kehidupan yang bermakna itu hanya ada di dalam Tuhan Yesus. Injil Matius 3: 17, menceritakan pernyataan Allah Bapa tentang Yesus Kristus, bahwa Yesus-lah Anak-Nya yang dikasihiNya dan kepadaNya-lah Ia berkenan. Yesus berkenan bagi Allah, karena Yesus menunjukkan gambar Allah yang sejati.
Hidup yang diberkati adalah hidup adalam Yesus. Tahun ini adalah tahun kita semua. Jika kita ingin harapan kita terpenuhi, hiduplah dalam terang Kristus, supaya hati, pikiran dan langkah kita diterangi oleh Yesus, hidup jasmani selalu akan kita usahakan supaya berimbang dengan kehidupan rohani kita. Allah memanggil kita untuk menjadi pribadi yang berkenan dan pantas diberkati. Jika cara hidup Yesus menjadi cara hidup kita, Tahun ini akan menjadi tahun berkat. Tahun ini akan menjadi tahun perkenanan Allah. (SePur)
Add comment