Ibadah jam 18.00 WIB dilayani oleh Sdr. Adhika Tri Subowo, bakal calon pendeta GKJ Manahan. Kotbah ini merupakan kotbah terakhirnya pada masa orientasinya sebagai bakal calon pendeta di GKJ Manahan. Kotbah didasarkan dari Injil Lukas 23: 33-43. Adhika mengawali kotbahnya dengan ilustrasi orang yang sedang jatuh cinta. Orang yang sedang jatuh cinta memiliki dorongan besar melakukan sesuatu untuk mewujudkan cintanya. Tidak peduli adanya tantangan didepannya, yang penting cintanya kesampaian.
Hal ini pula yang terjadi dengan Allah, begitu besarnya cinta Allah pada manusia, sampai-sampai apapun dilakukannya. Lukas 23: 22 menyatakan kisah Yesus yang dibawa prajurit ke bukit bernama Tengkorak. Dimaa Yesus akan disalibkan. Salib bukanlah hukuman agama, para pemuka agama tidak menemukan adanya kesalahan dalam diriNya. Dengan menggunakan dalih politik, pemuka-pemuka agama menggunakan salib, yang merupakan hukuman politik untuk menyingkirkan Yesus, yang selama ini mereka anggap mengganggu mereka.
Minggu ini, dalam kalender gerejawi disebut Minggu Kristus Raja. Menjelang Advent, kita diajak untuk merespon cinta kasih Allah dengan pertobatan sehingga kita layak menerima sukacita Natal.
Bagaimana respon kita atas cinta kasih Allah? (SePur)
Add comment