GKJ Manahan, Minggu (20/3) dilaksanakan sakramen sidi pada jam 06.30 WIB oleh Pdt. Retno Ratih Suryaning Handayani, M.Th, dan sakramen baptis dewasa dan baptis anak jam 08.30 WIB oleh Pdt. Widya Notodiryo, S.Th. Dalam ibadah jam 08.30 WIB ini, turut pula Pdt. Fritz Yohanes Dae Pany, S.Si membaptiskan anaknya Peter Suwito Dae Pany.
Dalam ibadah ini, Langen Sekar Manunggal GKJ Manahan dipimpin oleh Bp. Toto Suprapto mempersembahkan pujian berjudul “Pangruwating Dosa” yang dinyanyian menjelang pelayanan Firman. Pdt. Widya dalam pelayanannya di ibadah jam 08.30 WIB, mendasarkan kotbahnya dari Yohanes 3: 1-6 dengan Nats ayat 5. Dalam kotbahnya, Pdt Widya menceritakan mengenai kerajaan Allah, kerajaan yang telah ada sejak sebelum bumi ini dijadikan. Hidup di dalamnya adalah hidup penuh sukacita, hidup kekal dalam persekutuan dengan Allah. Kerajaan Allah ini, diberikan kepada kita dalam Yesus Kristus.
Bagimana kita bisa menerima karunia Kerajaan Allah ini? Yohanes 5: 3-5 menceritakan perkataan Yesus yang menjawab, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah." Kata Nikodemus kepada-Nya: "Bagaimanakah mungkin seorang dilahirkan, kalau ia sudah tua? Dapatkah ia masuk kembali ke dalam rahim ibunya dan dilahirkan lagi?" Jawab Yesus: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.
Pendeta Widya menyatakan bahwa dalam sakramen baptis, kita dibaptis dengan air. Air ini menandakan permandian kelahiran kembali oleh Roh Kudus yang menganugerahkan keselamatan bagi kita. Inilah kelahiran kedua yang dimaksudkan oleh Tuhan Yesus.
Orang yang hidup dalam daging adalah mereka yang masih memakai tubuh duniawi yang penuh dosa. Perlu menanggalkan manusia lamanya, menjadi manusia baru oleh Roh Kudus supaya mendapatkan karunia Kerajaan Allah. Inilah anugerah Allah yang begitu besar bagi kita, yang telah berkenan menganugerahkan keselamatan dalam Kristus Yesus.
Add comment