
Jemaat yang dikasihi Tuhan,
Dalam bacaan kita yang pertama menceritakan tentang Yusuf seorang Raja Muda di Mesir. Kita tahu perilaku saudara-saudaranya yang pernah menyakitinya baik secara fisik maupun mental bahkan nyaris membunuhnya. Tapi, apa yang dilakukan Yusuf kepada saudara-saudaranya? Balas dendam? Tidak! Walaupun Yusuf telah diperlakukan oleh saudara-saudaranya dengan tidak adil bahkan sampai harus berpisah dengan bapak yang sangat di kasihi, harus bekerja keras sebagai budak di Mesir.
Ada pepatah mengatakan Roda berputar Yusuf sekarang adalah seorang Raja di Mesir. Raja Muda yang berkuasa. Tapi dia tidak mau mengambil kesempatan untuk balas dendam kepada saudara-saudaranya. Mengapa? Dan apa yang membuat Yusuf tidak membalas sakit hatinya kepada saudara-saudaranya? Pembalasan adalah hak Tuhan. (ayat 19).
Keseluruhan hidup Yusuf diserahkan kepada Allah, sehingga semua yang dialami dikatakan sebagai Rencana Allah yang indah. (ayat 20). Pemazmur juga menguatkan kita bahwa Tuhan itu Maha Pengampun. Kasih SetiaNya tidak terbatas. Kita juga diingatkan untuk memahami, menghargai sesama. Tidak mudah menghakimi orang lain.
Jemaat yang dikasihi Tuhan,
Mengampuni orang yang bersalah kepada kita sebesar 70 X 7 artinya memberi pengampunan yang tak terbatas dan dengan sepenuh hati.
Kasih Allah yang begitu besar juga digambarkan dalam perumpamaan 10.000 talenta. Angka ini menunjukkan besarnya dosa manusia dan pengampunan Allah kepada umat manusia. Orang yang tidak mau mengampuni sesamanya, ia juga tidak menerima pengampunan Allah.
Jemaat yang dikasihi Tuhan,
Hidup untuk Tuhan ternyata tidak mudah untuk kita jalani. Penyerahan diri sepenuhnya kepada Tuhan dan kerelaan untuk menerima sesama apa adanya harus kita lakukan ketika kita memilih hidup untuk Tuhan. Dari bacaan kita hari ini, kita semua mendapat pelajaran:
- Apa yang menjadi pergumulan hidup kita dan segala rencana kita, kita serahkan sepenuhnya kepada Tuhan. Biarlah Tuhan yang mengatur setiap langkah hidup kita.
- Marilah kita koreksi diri kita sendiri yang penuh kekurangan dan dosa. Namun Tuhan telah mengampuni dosa-dosa kita. Maka kita wajib mengampuni orang lain yang bersalah kepada kita. Semua ini kita lakukan sebagai ucap syukur kepada Tuhan yang telah mengampuni dosa-dosa kita.
Kiranya Tuhan memberkati kita semua dan kita dimampukan untuk melakukan tugas panggilanNya. Amin!
Bacaan I : Kejadian 50:15-21
Tanggapan: Mazmur 103: 1-7,8-13
Bacaan II: Roma 14:1-12
Bacaan III : Matius 18:21-35
Sumber: Warta Gereja Edisi : Minggu, 11 September 2011
Add comment