
Jemaat yang dikasihi Tuhan Yesus.
Hidup dan kehidupan manusia merupakan proses yang harus dijalani, dari masing-masing orang tertentu prosesnya berlainan.
Sebagaimana proses hidup yang kita alami bersama pada saat ini, keadaan dan situasi ekonomi dan politik di negeri kita tercinta ini semakin hari semakin tidak menentu, sehingga menjadi tekanan dan cobaan hidup yang sangat berat bagi setiap orang, terlebih bagi kita sebagai orang yang percaya. Terkadang di pikiran kita sering muncul pertanyaan “apakah kira-kira mampu untuk melanjutkan perjalanan hidup mendatang?”, apalagi setelah adanya berita keputusan pemerintah untuk menaikan harga BBM bulan mendatang, masyarakat golongan menengah ke bawah itu merasakan kepanikan luar biasa, “aku mengko piye?”.
Kepanikan itu juga dirasakan oleh Abraham ketika ia mendapat perintah dari Allah untuk sesegera mungkin meninggalkan tanah kelahirannya di Haram beserta orang tua dan keluarga besarnya (Kejadian 12: 1-5). Perpisahan tersebut merupakan pencobaan hidup yang berat bagi Abraham, rasa kuatir dan bimbang juga dirasakan oleh Abraham, sebagai manusia bagaiman kehidupan selanjutnya di negeri orang.
Sebagai orang percaya Abraham selalu setia dan taat melaksanakan perintah Allah walaupun harus melalui pencobaan hidup. Berkat kesetiaan dan ketaatan itulah, Abraham senantiasa mendapat Anugerah dan berkat yang luar biasa dari Allah.
Didalam perjalanan hidupnya orang Kristen tentu tidak luput dari berbagai pencobaan, entah itu dari luar maupun dari dalam diri kita sendiri. Seperti halnya Tuhan Yesus sendiri yang sudah kepenuhan Roh Kudus, juga dicobai oleh iblis (Lukas 4: 1-13). Namun berkat kekuatan illahiNya mampu mematahkan kekuatan iblis tersebut. Kita harus selalu ingat supaya selalu waspada, karena iblis masih mencari peluang dan kesempatan didalam segala aspek kehidupan kita agar kita jatuh kedalam dosa. Kalau kita hanya mengandalkan kekuatan kita sendiri tentu kita tidak mampu melawan iblis, kita harus selalu memohon kekuatan dan pertolongan dari Allah.
Dengan adanya beberapa tekanan, pencobaan dan penderitaan kita diharapkan supaya tetap tahan uji karena Allah senantiasa menuntun kita (Roma 5:4 – 5).
Maka dalam masa Pra Paskah ketiga ini, kami mengajak kepada seluruh warga jemaat agar selalu teguh dalam iman. Amin
Bacaan I : Kejadian 12 : 1 – 9
Tanggapan: Mazmur 26: 1 – 12
Bacaan II: Roma 5 : 1 – 11
Bacaan III : Lukas 4 : 1 – 13
Sumber: Warta Gereja Edisi: Minggu, 11 Maret 2012
Add comment