
Tyang mursid nggih sru memuji
Nggunggung-nggunggung mring Hyang Widi
Aneng sajroning kasucen wah ngugemi ing kayekten
Turune tyang mursid yekti
Dinuta mrih dadya nabi
Yeku cecalaning Gusti ngundhangken margi basuki.
(Kidung Pasamuwan Kristen Anyar 212: 5,6)
Allah tetap setia pada ketetapan janjiNya untuk memelihara dan menyelamatkan ciptaan melalui keselamatan manusia (Yesaya 52:9). Setelah jaman berganti jaman, Allah membangun relasi dan komunikasi melalui para nabi, dan akhirnya Allah sendiri turun tangan untuk menyelamatkan manusia dan dunia (Ibrani 1:1-2; Yohanes 1:1).
Manusia layak memuji-muji dan mengucap syukur penuh sukacita atas hal itu dengan pertobatan dan ketaatan. Disisi lain pertobatan dan ketaatan itu juga mengingatkan akan datangnya penghakiman yang adil (Maz. 98:9). Bagi manusia yang telah rusak fungsi pencitraan AllahNya, jika menerima Yesus Kristus akan berubah, mengalami pemulihan sebagai anak-anak Allah (Yohanes 1:12). Penerimaan akan karya keselamatan Yesus itu akan membuat anak-anak yang dipulihkan Allah itu dipakai menjadi alat perantaraNya untuk berbicara bagi manusia dimasa kini.
Dalam situasi yang saat ini dirasa semakin kalut, dengan adanya sikap-sikap yang mementingkan diri sendiri dan berbagai tindakan yang menyimpang dari perintah Tuhan, kejahatan yang merebak di mana-mana. Orang Kristen dan gereja sangat mungkin larut dalam sikap dan perilaku yang sama.
Semestinya orang Kristen tidak anut grubyuk, melainkan terpanggil dan tampil sebagai pribadi yang dapat membawa perubahan kearah baik dan membawa damai sejahtera. Kita tidak boleh hanyut pada sikap dan perilaku yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan, kita harus bersikap dan bertindak sebagaimana layaknya anak-anak Allah yang telah menerima Yesus Kristus.
Di hari Natal yang penuh sukacita ini, mari kita melihat dan meneliti keberadaan kehidupan kita selaku anak-anak Tuhan. Apakah kita sungguh sudah berubah oleh karena Kasih Allah? Dan apakah kita sudah menjadi pribadi yang membawa perubahan bagi sesama dan lingkungan kita?
Selamat Natal 2011, Selamat mengalami perubahan melalui kuasaNya. Selamat menjadi pribadi yang membawa perubahan. Immanuel Amin.
Bacaan I : Yesaya 52: 7 – 10
Tanggapan: Mazmur 98
Bacaan II: Ibrani 1 : 1 – 12
Bacaan III : Yohanes 1:1 – 14
Sumber: Warta Gereja Edisi : Minggu, 25 Desember 2011
Add comment